Archive for To be thankful :)

Rasa [3]

Menangis mengandung banyak makna. Hingga kadang tidak semua orang dapat memahami penyebab orang menangis. Terutama ketika seorang lelaki menatap seorang wanita. Mereka tidak pernah mengerti mengapa air mata itu tidak hanya sekali dua kali atau bahkan lebih dari tiga kali bisa keluar begitu saja dari ujung mata seorang wanita. Salah satu sahabat saya pernah memberikan sebuah tulisan mengenai air mata seorang ibu. Bahwa Allah menciptakan banyak jenis air mata pada seorang wanita dengan banyak tujuan dan maksud. Hingga tidak terhingga apabila disebutkan satu-satu.

Atau mungkin hanya sekadar untuk membasuh hati

Saya masih belajar mendefinisikan banyak arti dari menangis itu. Masih belajar untuk mengeksplor semua hal  dari yang kecil hingga yang besar yang mampu menstimulus air mata ini. Subhanallah. Betapa kaya Allah yang menganugrahkan perasaan ini. [ ]

Leave a Comment

Put a smile … :)

August 14, 2007 on Internship

Think Before You Say

Today before you think of saying an unkind word
Think of someone who cant speak
Before you complain about the taste of your food
Think of someone who has nothing to eat

Before you complain of not having enough
Think of someone who’s begging on the street
Before you complaint of being ugly
Think of someone who’s actually in the worst of states of life

Before you complain about your husband or wife
Think of someone who’s crying out to God for a companion
Today before you complain about life
Think of someone who went too early to heaven

Before you complain about your children
Think of someone who desires children but they’re barren
Before you argue about your dirty house someone didn’t clean or sweep
Think of the people who are living in the streets

Before whining about the distance you drive
Think of someone who walks the same distance with their feet
And when you are tired and complain about your job
Think of the unemployed, the disabled and those who wished they had your
job

But before you think of pointing the finger or condemning another
Remember that not one of us are without sin and we all answer to one maker

And when depressing thoughts seem to get you down
Put a smile on your face and thank God you’re alive and still around

Life is a gift
Live it…
Enjoy it…

Celebrate it…
And fulfill it.

Leave a Comment

Me-“lihat” si “Kecil”

Ada kalanya dalam keseharian ini terjadi sebuah hal yang disebut dengan kekesalan. Ada kalanya dalam keseharian ini terjadi sebuah hal yang disebut dengan capek. Ada pula kalanya dalam keseharian ini terjadi sebuah hal yang tidak bisa kita utarakan karena saraf-saraf dalam otak kita terlalu sibuk untuk mengurusi hal-hal yang pelik.

Terkadang yang perlu kita lakukan adalah berhenti sebentar. Berhenti dari segala kepelikan, kecapekan, dan kekesalan itu. Berhenti sesaat untuk menarik napas, memejamkan mata, dan me-“lihat”. Melihat dalam hal ini adalah melihat sesuatu yang terkadang tidak kita sadari. Melihat sesuatu yang “kecil”.

Padma

Salah satu contoh kecil adalah menengok orang yang ada di sekitar kita. Ada kalanya mereka kita temukan sedang tersenyum, sedang bercanda dengan yang lain, sedang memadu kasih, atau melakukan aktivitas yang kadang membuka mata kita dan mau tidak mau membuat kita tersenyum.

Contoh lain, bila kita sedang sendirian di dalam ruangan, tengoklah jendela, sering kali saya menemukan sebuah daun yang jatuh dari ranting pohon dan terjatuh ke tanah. Fenomena alam ini sering kali membuat suasana hati ini menjadi lebih rileks dan tenang. Kalau jendela ruangan kita bisa dibuka, bukalah sedikit. Atau apabila ada pintu menuju teras, bukalah pintu itu, dan rasakan nuansa kesegaran angin yang juga menyapukan beberapa dedaunan dari pohon. Terpaan angin lembut itu pasti akan membuat kita tersenyum. Dan dalam waktu sepersekian detik, otot-otot kita akan meregang. Dan yang lebih menyenangkannya, saraf-saraf otak kita akan menjadi lebih tenang. Dan ketegangan pun berkurang.

Atau banyak hal lain. Seperti membuka inbox handphone kita. Kemudian menemukan beberapa sms yang menarik atau mengingatkan kita akan suatu hal dan … membuat kita tersenyum. Atau membuka note book atau agenda kecil kita dan menemukan beberapa tulisan kecil yang manis. Atau mungkin membuka dompet dan menemukan beberapa buah foto kenangan.

Terkadang hal yang kecil jarang sekali kita lihat. Tapi ada kalanya mereka yang kecil justru bernilai sangat besar bagi kita. Seperti pagi ini ketika kepalaku terasa tidak enak. Aku menengok sebelahku dan menemukan salah seorang sepupu/ sahabatku. Melihat ke depan dan menemukan seorang inspirator. Dan melihat ke note book-ku dan menemukan beberapa tulisan manis yang aku kutip dari beberapa sms dan hikmah kecil lainnya.

Sungguh. Al Hikmah itu sejuta maknanya. Yang perlu kita lakukan adalah melihatnya, membacanya, dan mensyukurinya. Maka senyum itu pun akan terulas di bibirmu. [ ]

[Dedicated for Ibu Nuryati July dan Taufik Dwi Saputra]

Comments (1)

FRIEND or FOE

Kamu akan tahu siapa temanmu … sahabatmu yang sesungguhnya bila kamu sedang dalam situasi yang aneh (baca: kamu menjadi dirimu dan itu buruk, kamu punya pengalaman yang buruk, kamu punya dan hidup bersama situasi yang buruk dan kamu tutup-tutupi dan temanmu tahu sisi lain yang lebih ceria di balik kebenaranmu, kamu melakukan kesalahan, kamu … intinya bukan sesuatu yang membahagiakan).

Well. Salah satu pengalamanku. Aku tahu siapa orang yang selama ini ada di sekitarku (bukan dekat denganku karena alasan aku tidak suka menggunakan kata-kata ini pada orang yang main tikam belakang) dan benar, ketika aku berada dalam suatu hal tidak terkontrol, dia akan … away. Tanpa berpikir apa yang terjadi sebenarnya. Dan parahnya, dia akan mengulas semua kesalahan kita di tengah dia tetap tidak tahu kondisi apa yang sedang kita alami ketika kita melakukan kesalahan atau sedang dalam masalah. Well then. Ini sudah kedua kalinya. Dan berharap tidak menemukan orang seperti itu lagi.

It is kinda of … sejak peristiwa pertama terjadi saat … SMP terjadi dan aku kehilangan kepercayaan untuk dekat dengan orang, pada kehidupan ke depannya akan menjadi susah terbuka alias introvert. Dan sayangnya kejadian itu berulang lagi dan ditemukan. Dan sama halnya dengan saat pertama kali, kali kedua ini membuatku semakin … INTROVERT. Astaghfirullah. Kasarnya … dia mengambil kepercayaan dan waktuku dan diriku dan kepercayaanku dan … ya.

But anyway … I don’t care anymore dan terus bersyukur dan bersyukur bahwa aku memiliki sahabat yang sangat sahabat. I will use kata sahabat untuk orang-orang yang sangat subhanallah dan teman bagi komunitasku. Well then … Aku sangat bersyukur aku memiliki sahabat yang sangat sahabat. Ehehehe.

Pesan: SMA menurutku merupakan waktu yang sangat Subhanallah bagi diri kamu. Dan tidak jarang, contohnya aku, memiliki sahabat karib dan akan kamu rasakan bedanya dengan teman lain ketika kamu melewatinya hingga sekarang (baca: untuk kasusku ketika aku sudah lulus … means sudah berapa tahun ya?) Dibandingkan dengan teman kongkow kuliah yang ehm … ya ITB … we know … seperti halnya aku, sepertinya semua orang begitu, yang mungkin menjadi teman dan teman dan mungkin sahabat, tapi tidak akan sama seperti sahabat SMA-mu yang sudah seperti saudara bagimu.

Aku selalu menulis ucapan terima kasih untuk sahabat-sahabat SMA-ku bila menulis paper atau apapun sejenisnya di poin dua terakhir dari bawah.

FYI: cobalah sekali-kali melakukan hal yang tidak biasa di depan temanmu. Dan lihat reaksinya. Ohya, sahabat all around us, SD, SMP, SMA, kuliah, kerja, tidak bekerja; ALL WE HAVE TO DO IS … pupuklah dan jagalah … WHATEVER will happen. Hanya ada satu pilihan mau atau tidak mau. Bukan suka atau tidak suka atau opsi lainnya. Hubungan ini berdasarkan pada kata SALING bukan individu sendiri-sendiri. SALING … what a word! Ehehehe … Silakan temukan semua kata yang bisa kamu pasangkan dengan kata saling dan kamu akan menemukan dan mensyukuri … what is SAHABAT. Means to me and means to you (she/he).

Dedicated for: Vi (Mengingat kata mendukung menjadi agak “getek”, ya? Ehehehe … dia belum menelepon aku … padahal aku sudah siap memberi wejangan yang sama pada dia. What a life! Ehehehe). Menanti kencan berikutnya bersama kura-kura. Dan semua sahabatku di luar sana … Thank you as always. Itsumo mai do arigatou. [ ]

Leave a Comment

Be … [2]

Aku minta pada Allah setangkai bunga segar, Ia beri aku kaktus berduri

Aku minta pada Allah binatang mungil nan cantik, Ia beri aku ulat bulu

Aku sedih, protes, dan kecewa. Betapa tidak adilnya ini …

Namun kemudian … kaktus itu berbunga, indah bahkan sangat indah. Dan ulat itu pun tumbuh dan berubah menjadi kupu-kupu yang amat cantik.

Itulah jalan Allah, indah pada waktunya!

Allah tidak memberi apa yang kita harapkan, tapi Ia memberi apa yang kita perlukan.

Kadang kita sedih, kecewa, terluka … tapi jauh di atas segalanya, Ia sedang merajut yang terbaik untuk kehidupan kita.

Allahu akbar! Semoga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang pandai bersyukur atas karunia nikmat Allah. Amin. Subhanallah.

[Thanks to Tari who accompany me ... ]

Comments (2)

Be … [1]

Seorang mukmin ibarat cangkir yang cantik. Awalnya tanah liat yang harus diuji dengan pukulan, sentuhan lembut, ukiran. Namun dengan kesabaran dan keikhlasan akan apa yang diberikan pencipta, ia pun berubah menjadi mulia di hadapan Tuhannya dan dia pun memuliakan di hadapan sesama manusia. Semoga kita berada dalam ridha-Nya dan tetap istiqomah.

Thanks to Dian dan Sherry who calm me down in the midnite [1 Nov 2008]

Leave a Comment

Hadits on First November

Barangsiapa diuji lalu bersabar, diberi lalu bersyukur, dizalimi lalu memaafkan dan menzalimi lalu beristighfar maka bagi mereka keselamatan dan mereka tergolong orang-orang yang memperoleh hidayah. (HR. Al-Baihaqi)

As usual. Every day, I got one new hadits from faith1089@yahoo.com in my YM offline message . Thank you.

Leave a Comment

In the end of night & dawn

In the middle of the night, after finished Travelers’ Tale [need to finish in the middle coz my eyes still not good, means not finish in the real meaning - whatever] Anyway it four. Quite similar. But I don’t want like that. Except the travel all around the world things. Hehehe.

I have just smiled a lot. Smile. And moved, touched, affected with Second Bukom. Write down some comments again after 4 years ago …

It was all of you all who remind me. It is. Not it was. And it will be. Gosh … I can’t help it. When I was cried … before … long ago … there was you. Ya Rabb … I ask you to … Ya Allah, lindungilah mereka selalu.

Leave a Comment

You inspire me

“Anyhow … I would like to thanks to all of you guys. Kalian bertiga juga yang menginspirasiku waktu SMA dahuku sampe sekarang. Bahkan ada impian yang masih tertulis [di Bukom - red] dan kuinget sampe sekarang untuk ke depannya kita”

You inspire me. All of you.

It was 01.00, 31 Oct 2008.
When … at last … we … say good bye and take care and see you and …

[There was tears]

There is new plan in my agenda. Three years after today, we will have reunion! We will have reunion! Four of us.

In different ways of we said that we “released” him with  smile and prayer, at last he said “wassalamualaikum wr.wb.”

‘Setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan’

Who said to me like that before? Or … where have I read that quote? But I believe in ‘Setiap ada pertemuan, pasti ada pertemuan kembali’.

That what will happened to us. Insya Allah. And I know, Allah bless our friendship forever. It is us … who have to take care of, protect, raise, keep in touch, and …

It is us who responsible. And I … we … will be the best friends ever. Because we HAVE it in our blood. :)
Well … keep in touch, guys, I love you all.

[The end with I leave the conference because I could not stand with good bye time] and both of us, four of us, leave the conference in … “see ya” circumstance].

We pray for you :)

Leave a Comment

Yatta! See you, October!

Yatta!

Alhamdulillah! (That is better to say, San!)

Well, whatever, overall, my deadline already finished! Just a moment ago. When I have submitted the ICMNS’s paper to ICMNS. So, completely my applications and every deadline in the end of October have just finished. And I will definitely celebrate for my self. Like what my friend said [Nonceu, omoimasu ka?] Self indulgent. I want to try to celebrate for my self with my best friend [Vi, Vi are actually come to Sanwa's house at the right time!].

Well, as the last priority [hehehe, grinned] I am so satisfied that I have finished it. Even as the last deadline. And hopefully, for every single things that I have done, there will be the best result. For paper as my first international journal, internship as my first abroad, and scholarship for my first school journey abroad. God, I just can pray and hand all of this over You. Ya Rabb …

Then in the end, I want to thankful to Allah, to my sister, and all of my friends that have supported me in the deadline week.  God, thank you for giving me such a great time like this.

Comments (1)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.